Rabu, 15 Desember 2010

Timnas Matangkan Strategi

Persiapan timnas melawan Filipina sudah 100%.
Rabu, 15 Desember 2010, 10:40 WIB
 
Alfred Riedl memimpin latihan timnas Indonesia (ANTARA/Puspa Perwitasari)
 
VIVAnews - Tim nasional Indonesia sangat siap menghadapi Filipina di semifinal Piala AFF 2010, Kamis 16 Desember 2010. Timnas tinggal mematangkan strategi dalam latihan tertutup.

"Tidak ada pemain yang cedera. Persiapan kami berjalan bagus, dan kami sudah 100 persen siap menghadapi Filipina," kata Riedl di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Rabu 15 Desember 2010.

Menurut pelatih Alfred Riedl, Firman Utina cs akan tampil menyerang dalam laga ini. Karena Indonesia akan melakoni dua laga 'kandang' melawan Filipina. Pelatih asal Austria ini juga akan menginstruksikan pemainnya untuk tampil menyerang pada semifinal kedua, 19 Desember 2010.

"Besok, kami akan bermain di kandang. Karena itu, kami tidak akan bermain seperti di laga away. Kami akan tampil menyerang dan berusaha memenangkan pertandingan," katanya.

Mengenai komposisi timnya, Riedl enggan buka suara. Namun, Riedl menegaskan timnya akan bermain dengan formasi 4-4-2.

"Mengenai adanya rotasi di tim, akan saya sampaikan besok," kata Riedl berseloroh.

Sementara itu, latihan timnas tadi pagi digelar tertutup. Para wartawan hanya diperkenankan menyaksikan sesi pemanasan saja selama 15 menit. Saat sesi taktik, para peliput tidak diperkenankan mendekat.

"Hari ini, kami fokus pada beberapa taktik yang akan dipakai anak-anak untuk menghadapi strategi tim lawan," tandas Riedl.

Indonesia akan bertemu Filipina pada semifinal Piala AFF 2010 di SUGBK, Senayan, Kamis 16 Desember 2010 mulai pukul 19.00 WIB. Semifinal kedua juga akan digelar di tempat yang sama pada Minggu, 19 Desember 2010.

Senin, 13 Desember 2010

Konflik Antara Alfred Riedl Dan Irfan Bachdim

Konflik Antara Riedl Dan Bachdim

  Konsentrasi penuh. Inilah yang dituntut Alfred Riedl pada pasukannya menjelang semifinal Piala AFF melawan Filipina hari Kamis, 16 desember 2010.
Para pemain tak lagi diperbolehkan melakukan wawancara di area hotel. Apalagi jika harus datang ke studio secara khusus.
Perhatian masyarakat dan media kepada timnas memang meningkat tajam usai sukses mereka menjuarai Grup A dengan rekor seratus persen. Kini tak cuma penggila bola tulen yang memperhatikan mereka. Penggemar dadakan pun banyak bermunculan apalagi setelah mengetahui ada pemain gesit berwajah tampan bernama Irfan Bachdim.
Bachdim sudah merasakan teguran Riedl. Usai latihan hari Sabtu (11/12), striker berdarah Belanda itu ‘ditodong’ wartawan televisi untuk mengucapkan kalimat yang sudah ditentukan di depan kamera.
“Ayo Irfan, jangan biarkan mereka mengaturmu,” kata Riedl.
Bachdim terlihat bingung dengan teguran tersebut. Namun langkahnya masih ditahan oleh wartawan tadi. Melihat situasi itu, Riedl terlihat kesal dan mengusap wajahnya dengan tangan.
Hal inilah yang membuat Riedl menilai sudah waktunya ia menerapkan aturan yang ketat pada pemainnya untuk tidak berintreaksi dengan hal selain urusan sepakbola. Jika ada yang melanggar, pelatih asal Austria itu tak segan untuk menghukum dengan tak memainkannya dalam pertandingan.

Kamis, 09 Desember 2010

Semifinal Indonesia Lawan Filipina Siap di Jakarta


Dua Laga Semifinal Indonesia Lawan Filipina Siap di Jakarta  

Tim nasional Indonesia. TEMPO/Aditia Noviansyah
TEMPO Interaktif, Jakarta - Indonesia kemungkinan besar akan melakoni laga tandang semifinal AFF Suzuki Cup 2010 di luar Filipina. Masalah ini muncul setelah Federasi Sepak Bola ASEAN menilai tak satupun stadion di Filipina memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Penyelenggara AFF menilai Stadion Rizal Memorium di Manila yang selama ini menjadi stadion utama negara itu tidak bisa memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan panitia. Demikian juga dengan stadion-stadion lain di negara itu.

"Federasi Sepak Bola ASEAN mengambil keputusan dengan berbagai pertimbangan. Berdasarkan persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi tuan rumah AFF Suzuki Cup, tak satupun tempat bisa dipenuhi di Filipina yang memenuhi standar yang diharuskan," tulis AFF.

Federasi Sepak Bola Filipina, dalam laman AFF, mengatakan menyetujui keputusan AFF tersebut. Mereka mendapat waktu dua hari untuk membuat keputusan apakah akan melangsungkan laga kandang mereka di stadion netral (negara lain) atau keduanya dilangsungkan di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Local Organizing Committee (LOC) Indonesia, Joko Driyono, mengaku jika partai semifinal home and away antara tim Merah Putih versus Filipina, berpotensi hanya berlangsung di Jakarta.
“Kami sedang melakukan komunikasi intens dengan pihak AFF, sponsor (WSG) sertacommercial partner, karena ada permintaan dari tim Filipina untuk menggelar laga semifinal di Indonesia saja,” kata Joko.

Jika dua laga tersebut akhirnya digelar di Jakarta, skuad tim Garuda akan mendapatkan keuntungan ganda, yaitu pendapatan akan semakin besar karena menggelar dua kali pertandingan dan tim Merah-Putih akan mendapatkan dukungan penuh dari penonton. Namun, Indonesia sebagai tuan rumah harus menanggung biaya akomodasi lebih besar karena mendatangkan Filipina.

Tetapi keputusan resmi AFF secara resmi terkait pertandingan tersebut baru akan diputuskan AFF dalam satu sampai dua hari ke depan.

AFF.COM | RINA WIDIASTUTI

Selasa, 07 Desember 2010

Preview Pertandingan Indonesia Vs Thailand

Preview Pertandingan Indonesia Vs Thailand
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Bola - Selasa, 7 Desember 2010 | 15:00 WIB 
 
INILAH.COM, Jakarta - Secara matematis, laga melawan Thailand di Grup A AFF Suzuki Cup 2010 malam nanti tidak lagi berpengaruh bagi Indonesia. Namun secara historis, ini adalah kesempatan Tim Garuda membuktikan diri.
Sejauh ini, Indonesia hanya dianggap sebagai tim terbaik kedua atau ketiga di Asia Tenggara, sementara Thailand selalu menjadi favorit juara di setiap turnamen paling bergengsi se-Asia Tenggara ini.
Dari 29 kali pertemuan sejak tahun 1971 di segala kompetisi, Indonesia hanya meraih delapan kali kemenangan dan sekali imbang. Sembilan dari sepuluh pertemuan terakhir selalu disudahi kekalahan bagi Indonesia.
Pun demikian dengan sejarah pribadi pelatih Indonesia Alfred Riedl. Head coach asal Austria ini mengaku beberapa kali kalah melawan Thailand saat masih menangani Vietnam.
“Ya, saat melatih Vietnam saya pernah melawan Thailand, dan lebih banyak kalah. Thailand masih yang terkuat di Asia Tenggara saat itu,” aku Riedl.
Namun kali ini ada alasan bagi Timnas Indonesia untuk optimistis. Suasana tim sedang kondusif, masuknya muka-muka baru mengobarkan semangat juang Merah Putih. Dua hasil bertolak belakang yang diraih Indonesia dan Thailand di Piala AFF kali ini juga menambah motivasi Firman Utina dkk.
Masuknya pemain naturalisasi Cristian ‘El Loco’ Gonzales dan pemain muda berdarah Belanda Irfan Bachdim, dikombinasikan dengan skuad senior-junior seperti Firman Utina, Okto Maniani, Markus Horison dan Ahmad Bustomi membuat permainan Indonesia makin rancak. Malaysia diganyang 5-1 sementara Laos digulung 6-0.
Sebaliknya di kubu Thailand, seperti dikeluhkan pelatih Bryan Robson, ia tak mampu mengeluarkan performa terbaik Chuangsek alias Tim Gajah Perang karena jadwal Piala AFF kali ini yang mepet dengan jadwal kompetisi domestik Thailand.
“Memang beberapa pemain kunci tidak turun karena baru saja main di Piala Liga Thailand,” ujar mantan pemain Timnas Inggris dan Manchester United itu usai ditahan Laos 2-2 di laga perdana. Penampilan Thailand tak juga membaik di laga kedua, ditahan Malaysia tanpa gol.
Meski kesempatan terbuka lebar, Indonesia mungkin tidak sepenuh hati meraihnya. Satu tempat di semifinal sudah dikunci dengan status juara grup membuat sang pelatih lebih fokus menjaga keutuhan tim.
Demi suporter Indonesia, kemenangan tetap menjadi incaran, tegas Riedl. Namun sang pelatih juga memastikan akan ada perubahan di susunan the winning team. “Sekitar 30 persen perubahan (susunan pemain). Alasannya untuk menghindari kartu kuning, ada yang cedera dan untuk memberi kesempatan bagi pemain lain,” ungkap Wolfgang Pikal, asisten pelatih Alfred Riedl.
Sementara itu, mengingat laga ini menjadi peluang terakhir Thailand menembus semifinal Piala AFF, Robson dipastikan menurunkan pasukan terbaiknya dan bermain menyerang.
Ketajaman striker yang pernah merumput di Manchester City Teerasil Dangda, kecerdikan playmaker Datsakorn Thonglao, kecepatan bek kanan Suree Sukha dan efektivitas bomber Sarayoot Chaikamdee yang sudah mencetak dua gol patut diwaspadai.
Kemenangan memang masih layak diharapkan pada skuad Indonesia, meski tidak tampil dengan kekuatan penuh. Namun imbang bukanlah hasil yang mustahil terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno malam nanti.
Kalaupun Riedl gagal mempersembahkan kemenangan pada laga malam ini, tak perlu disesali, apalagi dicaci maki. Kebijakan yang diambil sang pelatih mungkin mengorbankan satu peluang mencatat sejarah baru, tetapi ia memperbesar peluang mencatat sejarah lainnya: Juara Piala AFF untuk pertama kalinya.
Prakiraan Susunan Pemain
Thailand (4-4-2): Sinthaweechai Hathairattanakool; Suree Sukha, Nattaporn Phanrit, Cholratit Jantakam, Natthaphong Samana; Suchao Nuchnum, Therdsak Chaiman, Datsakorn Thonglao, Sutee Suksomkit; Sarayoot Chaikamdee, Teerasil Dangda
Indonesia (4-4-2): Ferry Rotinsulu; M Nasuha, M Roby, Maman Abdurrahman, Zulkifli Syukur; Oktovianus Maniani, Firman Utina, Eka Ramdhani, Tony Sucipto; Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi disini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !

Senin, 06 Desember 2010

Cara mudah dapat dolar dari Fb

Easy Cash, Cara Mudah Dapat Dollar Via Facebook

Anda ingin mendapatkan dollar dari aktifitas Anda sehari-hari di Facebook. Tertarik? Bagaimana caranya?

Ada aplikasi baru yang patut Anda coba di Facebook yaitu EASY CASH. Aplikasi ini mirip dengan program Paypal Whislist yang membayar setiap berhasil mengajak teman bergabung (Pay per Lead).

Komisi yang Anda dapatkan jika mendaftar di Easy Cash yaitu sebesar 1 dollar setelah bergabung dan akan dibayar sebesar 0,01 dollar per teman yang Anda ajak untuk bergabung. Minimum pembayaran di Easy Cash yaitu 5 dollar, pembayaran komisi yang Anda kumpulkan akan dilakukan tanggal 1 dan 16 setiap bulan. Metode pembayarannya menggunakan Paypal. Bila Anda tidak mempunyai akun Paypal silahkan mendaftar terlebih dahulu disini

Cara mendaftar di Easy Cash Facebook:

1. Buka akun Facebook Anda.
2. Lalu klik link berikut ini DAFTAR SEKARANG, untuk mendaftar di Easy Cash. Setelah mendaftar Anda langsung mendapatkan 1 dollar. Lumayankan?
3. Setelah klik link diatas maka akan keluar gambar seperti dibawah ini.



Lalu klik "Izinkan".

4. Nah, sekarang Anda telah terdaftar dan mendapatkan 1 dollar. Segeralah ajak teman-teman Anda untuk bergabung di Easy Cash Facebook.



Catatan: "Aplikasi Easy Cash ini belum teridentifikasi sebagai Scam. Jadi jangan buang-buang waktu Anda, segeralah untuk bergabung di aplikasi baru Facebook ini.

Minggu, 05 Desember 2010

Gubernur Banten Terlibat Kasus Pilkada Pandeglang

Gubernur Banten Terlibat Kasus Pilkada Pandeglang 

 


TEMPO Interaktif, Serang - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terlibat dalam dugaan pelanggaran pemilihan kepala daerah Kabupaten Pandeglang Banten untuk memenangkan pasangan incumbent Erwan Kurtubi-Heriyani.

Fadli Nasution, kuasa hukum dari pasangan calon nomor urut 5, Irna Nurlita-Apud Mahpud selaku pemohon, mengatakan dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 190/PHPU.D-VIII/2010, tertanggal 4 November 2010, disebutkan bahwa Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terbukti melakukan keberpihakan terhadap pasangan calon nomor urut 6, selaku bupati incumbent, dengan cara membagi-bagikan uang dan barang kepada 36 kepala desa, serta mendukung diturunkannya dana (fresh money ) dan anggaran dana desa (ADD).

Bahkan, Gubernur Banten melalui Camat Cimanuk Agus Amin Mursalim, terbukti mengundang seluruh kepala desa. Dalam pertemuan tersebut Atut memberikan sambutan yang pada pokoknya bersifat mengarahkan para kepala desa agar mendukung pasangan calon nomor urut 6 dan memberikan uang sebesar Rp 1 juta dalam amplop bergambarkan foto Gubernur Banten Ratu Atut dengan stiker pasangan calon nomor urut 6 di dalamnya. “Keterlibatan Gubernur Banten itu telah dibuktikan dalam persidangan di MK,” ujar Fadli, Senin (8/11). “Semua barang bukti telah kami sertakan. Itu ada rekamannya dan diperdengarkan di MK. Fakta ini tidak bisa dibantah,” Fadli menambahkan.

Sementara itu, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah membantah telah melakukan keberpihakan terhadap pasangan calon tertentu pada saat pilkada Pandeglang. Menurut dia, pertemuannya dengan para kepala desa itu merupakan koordinasi biasa yang sering dilakukannya, bukan hanya di Pandeglang tetapi juga di Lebak, Cilegon dan para kepala desa di kabupaten/kota lainnya. “MK memiliki wewenang untuk memutuskan sengketa pilkada. Namun karena nama saya disebutkan dalam putusan MK tersebut, maka saya perlu melakukan klarifikasi dan meluruskannya” kata Atut, Senin (8/11).

WASI’UL ULUM

AFF

Indonesia Melaju ke Semi Final AFF Suzuki Cup 2010

gosfaff.jpg Tim nasional Indonesia akhirnya lolos ke semi final AFF Suzuki Cup 2010 dengan predikat juara grup A. Kepastian itu diperoleh usai mengalahkan Laos dengan skor 6-0 pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (4/12).

Indonesia sendiri masih menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi Thailand pada hari Selasa (7/12). Namun hasil ini tidak akan mengubah posisi Indonesia sebagai pemuncak klasemen grup A.

“ Para pemain hari ini menampilkan permainan yang terbaik. Namun, kemenangan dengan skor besar ini bukan berarti kita meraihnya dengan cara yang mudah. Laos sempat menyulitkan kami, “ kata Alfred Riedl, pelatih timnas Indonesia.

Alfred Riedl menyebutkan, pada 20 menit awal timnya sempat mengalami kesulitan menghadapi perlawanan Laos yang pernah diasuhnya. Namun, setelah Firman Utina dkk memimpin 2-0, permainan menjadi mutlak dikuasai sehingga gol demi gol selanjutnya pun terlahir. Gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Firman Utina (26,51), M Ridwan (33), Irfan Bachdim (63), Arif Suyono (77) dan Okto Maniani 82).

Di sisi lain, pelatih Laos, David Booth menyatakan timnya terlalu banyak melakukan kesalahan. Dua gol dari Indonesia di babak pertama pun telah merusak permainan timnya sehingga di babak kedua mejadi semakin kesulitan mengembangkan permainan.

Meski kalah besar, Laos masih memiliki kesempatan untuk lolos ke semi final karena masih memiliki satu pertandingan lagi menghadapi Malaysia, Selasa (7/12) di Stadion Jakabaring, Palembang.

Indonesia: Markus Harison; Mohammad Nasuha, Zulkifli Syukur (Beny Wahyudi, 74), Maman Abdurahman, Hamka Hamzah; Oktovianus Maniani, Firman Utina; Ahmad Bustomi, Muhamad Ridwan (Arif Suyono, 70) ; Cristian Gonzales (Bambang Pamungkas, 67), Irfan Bachdim

Laos: Sengphachan Bounthisanh; Saynakhonevieng Phommpanya, Kitsada, Ketsada Souksavanh, Khamla Pinkeo (Soukhaphone, 54); Lamnao Singto, Keoviengphet Lithideth, Kaysone Soukhavong, Konekham Inthammavong; Soukaphone Vongchiengkham (Kovanh, 54), Khampheng Sayavutthi (Visay, 64)

Sabtu, 20 November 2010

PESAWAT TEMPUR INDONESIA

SUKHOI SU-27SKM

Design: OKB Pavel O. Sukhoi, Moscow
Production: KNAAPO-works, Komsomolsk on the Amour
Wingspan: 14.70m
Length: 21.93m
Height: 5,93
Wing area: 46.50m²
Maximum speed at height: mach 2.35 / at sea level: mach 1.1
Service ceiling: 18,000m
Combat radius: 1,500km
Range with max fuel: 4,500km
Armament: one 30mm GSh-301 cannon and up to 6,000kgs of bombs and missiles including AA-10 and AA-11 air-to-air missiles
Engines: two 79,43kN thrust (122,6kN with afterburner) NPO Saturn (Lyulka) AL-31F


http://www.zacharz.com/lebourget/su27/001.jpg




SU-27SK basic specifications
Engines type 2 х AL-31F
Thrust, kgf 2 х 12500
Length, m 21.9
Wing span, m 14.7
Height, m 5.9
Max takeoff weight, kg
33000
Max payload, kg
8000

Max internal fuel capacity, kg
9400
Max sea-level speed, km/h 1400
Max Mach number 2.15
Service ceiling, m 17750
Max g-load
9
Flight range at the cruising altitude, km: 3530
Run with the normal takeoff weight, m 450
Roll with the drag chute deployed, m 700


INDONESIA BUAT BOM SUKHOI
19 Jan 2006


Industri pertahanan Indonesia sudah siap membuat bom untuk pesawat Sukhoi dan pesawat standar Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Bom kaliber 100 kilogram bernama P100 itu telah dibuat Dinas Penelitian dan Pengembangan Markas Besar TNI Angkatan Udara.


“Kualitasnya bagus. Hanya, kapasitas produksinya masih kecil karena permintaan TNI terbatas,“ ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departeman Pertahanan Lilik Hendrajaya kepada Tempo di Jakarta kemarin.


Indonesia kini telah memiliki empat pesawat Sukhoi. Tapi, sejak dibeli pada 2003, pesawat bikinan Rusia itu tak pernah dipersenjatai. Alasan utamanya adalah keterbatasan anggaran.


Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Djoko Suyanto memastikan pihaknya akan segera membeli persenjataan bagi Sukhoi, dari Rusia.�?Namun, jika ada produksi dalam negeri yang kualitasnya bagus, pasti kami beli,�?ucapnya menjanjikan.


Bom Sukhoi made in Indonesia telah dibuat pada 2005, hasil kerja sama TNI Angkatan Udara dengan CV Sari Bahari dari Malang, Jawa Timur. Menurut Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama J. Subagyo, uji coba sudah dilakukan awal bulan ini.


Subagyo menjamin kualitas bom ini bagus, Namun pihaknya tak bisa memproduksi dalam jumlah besar karena membutuhkan dana yang besar. Tapi,�?Yang penting adalah (apakah ada) good will (niat baik) untuk menggunakan produksi dalam negeri,�? ujarnya berharap.


Lilik sependapat dengan Subagyo. Bom P100 memang belum memakai kendali. Namun, Lilik yakin kesulitan itu bisa diatasi karena TNI Angkatan Udara sudah memiliki pengetahuan untuk membuat bom yang menggunakan kendali.


Bom tersebut memiliki panjang 1.130 milimeter, berat 100-125 kilogram, dan diameter 273 milimeter. Bom itu dibuat dari bahan besi nodular untuk bodi, baja VCN 15 untuk suslug (Cantelan untuk dipasang di pesawat), dan ST-37 untuk bagian ekor, yang panjangnya 410 milimeter.


Masih soal persenjataan bagi TNI, kemarin Departemen Pertahanan mendapat tawaran itu disampaikan oleh Duta Besar Belanda Dr. Nikolaos van Dam kepada menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. PT. PAL yang kemungkinan akan memproduksi.



http://www.indoflyer.net/images/content/photos/fullsize/001/1DBCF5D17DB388F41A37D592BFC0FED5.JPG

http://www.aviationcorner.net/public/photos/6/1/avc_00019561.jpg

http://www.ausairpower.net/KnAAPO-Su-27SKM-2.jpg

TAMBAHAN


Termasuk dalam daftar beli indonesia pada rusia adalah 20 Su-30MK2, sejumlah pesawat latih Yak-130, empat kapal selam Proyek 636 Kelas-Kilo dan dua kapal selam Proyek Amur-1650, 10 helikopter angkut militer Mi-17, lima heli penyerang Mi-35M, 20 kendaraan tempur infanteri BMP-3F, sejumlah korvet dan kapal lain, serta sistem pertahanan udara yang total bernilai miliar dollar AS.


Dalam implementasinya, seperti disampaikan ketika Presiden Vladimir Putin berkunjung ke Indonesia September silam, kredit yang ditawarkan sebesar 1 miliar dollar AS kemudian dicairkan dalam dua tahap, masing- masing 500 juta dollar AS.


Dari pencairan tahap pertama, antara 250 juta dollar sampai 300 juta dollar, digunakan untuk penambahan enam Sukhoi—tiga Su-27SKM dan tiga Su-30MK2. Keenam jet ini diberitakan akan diserahkan antara tahun 2008 dan tahun 2010.


TNI AU berencana membentuk dua skadron Sukhoi —total 24 pesawat—pada tahun 2010 nanti.

PROGRAM NUKLIR INDONESIA

Program Nuklir Indonesia merupakan program Indonesia untuk membangun reaktor nuklir, sehingga dapat memproduksi energi.
Kegiatan pengembangan dan pengaplikasian teknologi nuklir di Indonesia diawali dari pembentukan Panitia Negara untuk Penyelidikan Radioaktivitet tahun 1954. Panitia Negara tersebut mempunyai tugas melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan adanya jatuhan radioaktif dari uji coba senjata nuklir di lautan Pasifik.
Dengan memperhatikan perkembangan pendayagunaan dan pemanfaatan tenaga atom bagi kesejahteraan masyarakat, maka melalui Peraturan Pemerintah No. 65 tahun 1958, pada tanggal 5 Desember 1958 dibentuklah Dewan Tenaga Atom dan Lembaga Tenaga Atom (LTA), yang kemudian disempurnakan menjadi Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) berdasarkan UU No. 31 tahun 1964 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Tenaga Atom. Selanjutnya setiap tanggal 5 Desember yang merupakan tanggal bersejarah bagi perkembangan teknologi nuklir di Indonesia dan ditetapkan sebagai hari jadi BATAN.
Pada perkembangan berikutnya, untuk lebih meningkatkan penguasaan di bidang iptek nuklir, pada tahun 1965 diresmikan pengoperasian reaktor atom pertama (Triga Mark II) di Bandung. Kemudian berturut-turut, dibangun pula beberapa fasilitas litbangyasa yang tersebar di berbagai pusat penelitian, antara lain Pusat Penelitian Tenaga Atom Pasar Jumat, Jakarta (1966), Pusat Penelitian Tenaga Atom GAMA, Yogyakarta (1967), dan Reaktor Serba Guna 30 MW (1987) disertai fasilitas penunjangnya, seperti: fabrikasi dan penelitian bahan bakar, uji keselamatan reaktor, pengelolaan limbah radioaktifdanfasilitas nuklir lainnya.
Sementara itu dengan perubahan paradigma pada tahun 1997 ditetapkan UU No. 10 tentang ketenaganukliran yang diantaranya mengatur pemisahan unsur pelaksana kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir(BATAN)dengan unsur pengawas tenaga nuklir (BAPETEN).
Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) didirikan tahun 1998. Penelitian energi atom dimulai di Indonesia. Selain untuk memproduksi listrik, teknologi nuklir juga digunakan untuk kegunaan medis, manipulasi genetika dan agrikultur.
Rencana untuk program atom dihentikan tahun 1997 karena penemuan gas alam Natuna, tetapi program ini kembali dijalankan sejak tahun 2005.[1]
Indonesia menyatakan bahwa program akan berkembang dengan pantauan International Atomic Energy Agency (IAEA). Oleh sebab itu, Mohammed ElBaradei diundang untuk mengunjungi negara ini pada Desember 2006.
Protes terhadap rencana ini muncul pada Juni 2007 didekat Jawa Tengah[1] dan juga lonjakan pada pertengahan 2007.[2]
Pada maret 2008 , melalui menteri Riset dan Teknologi, Indonesia memaparkan rencananya untuk membangun 4 buah PLTN berkekuatan 4800 MWe (4 x 1200 MWe) [2]

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Lokasi reaktor nuklir

Untuk penelitian, reaktor percobaan telah dibuat di Indonesia:
  1. Bandung, Jawa Barat. Pusat Penelitian Tenaga Nuklir (PPTN) Bandung. (reaktor Triga Mark II - berkapasitas 250 kW diresmikan 1965 , kemudian ditingkatkan kapasitasnya menjadi 2 MW pada tahun 2000 ).[3]
  2. Yogyakarta, Jawa Tengah (Reaktor penelitian nuklir Kartini - kapasitas 250 kW operasi sejak 1979).
  3. Serpong (Banten). (reaktor penelitian nuklir MPR RSG-GA Siwabessy - kapasitas 30 MW diresmikan tahun 1987).
Berbagai lokasi digunakan untuk membangun reaktor untuk memproduksi listrik:
  1. Muria, Jawa Tengah.
  2. Gorontalo, Sulawesi.

[sunting] Sumber daya alam

Indonesia memiliki dua tambang uranium, yaitu tambang Remaja-Hitam dan tambang Rirang-Tanah Merah. Kedua uranium tersebut terletak di Kalimantan Barat. Jika uranium tidak cukup, Indonesia memiliki pilihan mengimpor uranium.

[sunting] Kooperasi

Pada tahun 2006, Indonesia menandatangani perjanjian dengan negara lain untuk nuklir, termasuk Korea Selatan, Rusia, Australia dan Amerika Serikat. Australia tidak bermasalah untuk mengirim uranium ke Indonesia, dan terdapat perjanjian dengan perusahaan Rusia untuk membangun reaktor nuklir di Gorontalo.

[sunting] Motivasi

Indonesia memiliki beberapa alasan untuk membangun reaktor tersebut:
  1. Konsumsi energi Indonesia yang besar
  2. Nuklir akan mengurangi ketergantungan akan petroleum.
  3. Jika konsumsi energi dapat disediakan dengan nuklir, Indonesia dapat memproduksi lebih banyak minyak bumi.
  4. Memproduksi energi yang dapat diperbaharui lainnya, seperti angin dan tenaga matahari lebih mahal.
  5. Jepang, seperti Indonesia, sering terkena gempa bumi, tetapi memiliki reaktor nuklir.
  6. Emisi gas dapat dikurangi.

[sunting] Kritik

Rencana nuklir Indonesia dikritik oleh Greenpeace dan grup individual lainnya, seperti Gus Dur. Pada Juni 2007, hampir 4.000 demonstran di Jawa Tengah meminta pemerintah membatalkan rencana pembangunan reaktor nuklir. Mereka menolaknya karena bahaya limbah nuklir, dan lokasi Indonesia di Cincin Api Pasifik, dengan banyak aktivitas geologi, seperti gempa bumi dan letusan gunung, sehingga berbahaya untuk memiliki reaktor nuklir.[1]

[sunting] Catatan kaki

[sunting] Daftar pustaka

  • Nuclear Power Development in Indonesia by Soedyartomo Soentono, National Atomic Energy Agency, Indonesia.
  • Indonesian Policy on the Development and Utilization of Nuclear Energy by M. Hatta Rajasa, State Minister for Research and Technology, Republic of Indonesia.
  • Paper from 2003 that includes organograms of BAPETEN an BATAN

[sunting] Pranala luar

Pages

.:: JAKARTA ::.

Orang Kampung Belajar Tidak Kampungan

.:: Total Pengujung ::.

website-hit-counters.com
free counters
FREE PALESTINE

.:: KONTAK ::.

FB: facebook.com/Bagoesrhamadani Email: danirhamadani@gmail.com